Profil SMK

SMK Negeri 1 Muara Enim

Alamat : Jalan Saleh Kidam No.22 Muaraenim 31314
No. Telpon : (0734) 421017 Fax. : (0734) 422068
E-mail : smkn1_me@yahoo.co.id Webite : http://www.smkn1muaraenim.sch.id

Visi Sekolah

VISI

Menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelatihan yang menghasilkan Lulusan Profesional Relegius dan Berwawasan Lingkungan serta Siap bersaing di era global.

MOTTO

Cerdas Berbudi

Cinta, Estetika, Ramah, Dengan, Alam, Sekitarnya.

Berakhlak mulia, memahami hak dan kewajiban. Enerjik dalam setiap aktivitas. Rasa ingin tahu dan menyadari potensi diri. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun. Usaha keras untuk menggapai cita-cita. Dimanapun berada selalu percayadiri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaan. Ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi basis keunggulan diri.

Kepala Sekolah

Misniati, S.Pd., M.Si.

NIP : 196808141995122001

» Sejarah Singkat SMK Negeri 1 Muara Enim



Nama Sekolah:SMK Negeri 1 Muara Enim
Website:http://www.smkn1muaraenim.sch.id
Alamat:Jalan Saleh Kidam No.22
No. Telpon:(0734) 421017
E-Mail:smkn1_me@yahoo.co.id

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Muaraenim ( SMK Negeri 1 Muara Enim ) berdiri pada tanggal 19 Agustus 1976 di kota Muaraenim, Sumatera Selatan. ketika pertama berdiri dengan nama Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA).Awal berdiri (SMEA) memeiliki dua jurusan yaitu: Tata Buku dan Tata Usaha.

Gedung Utama yang berdiri merupakan gedung bersejarah peninggalan zaman Belanda, yang kini masih tertata rapi dan di jaga Artisturnya.

Berawal dari keinginan yang kuat lulusan Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) Muara Enim untuk melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan Tingkat Atas. Pada tahun 1966 didirikanlah Sekolah Menengah Ekonomi Tingkat Atas (SMEA) penegeriannya pada tahun 1964. Tahun pertama menerima siswa sebanyak 66 orang tamatan SMEP.

Dari tahun ke tahun animo lulusan SMEP dan SMP untuk melanjutkan pendidikan ke SMEA terus meningkat. Hal ini menuntut pihak sekolah berusaha meningkatkan jumlah guru, fasilitas dan sarana yang dibutuhkan. Secara bertahap diupayakan dari berbagai pihak yang peduli terhadap pendidikan yaitu pemerintah, orang tua siswa dan masyarakat sehingga kekurangan yang dirasakan sedikit terpenuhi.

Tahun 1992 berdasarkan Keputusan Mendikbud. RI. Nomor: 0490/U/1992 tentang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), maka sejak saat itu SMEA secara resmi berubah menjadi SMK sebagai bentuk satuan pendidikan menengah kejuruan yang diselenggarakan untuk melanjutkan dan meluaskan pendidikan serta mempersiapkan siswa untuk memasuki lapangan kerja dan mengembangkan sikap profesional.

Sejak terjadi perubahan tersebut, semua unsur sekolah berupaya keras meningkatkan kualitas diklat, tenanga pengajar, lulusan (tamatan) dan manajemen.
Usaha tersebut berbuah hasil antara lain: pada tahun 2003 berdasarkan surat Direktur Menengah Kejuruan Nomor: 1892/C5.3/MN/2003 tanggal 7 Oktober 2003, SMK Negeri 1 Muara Enim ditetapkan sebagai SMK yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi SMK berstandar nasional.

Kemudian pada tahun 2006 berdasarkan Keputusan Badan Akreditasi Sekolah Nasional Nomor : Mk 006910 tanggal 28 Desember 2006 SMK Negeri 1 Muara Enim memperoleh Akreditasi A (Amat Baik). Untuk terus menerus meningkatkan kualitas kinerja dilakukan penerapan sistem manajemen mutu standar ISO (International Organization for Standardization) secara efektif.

SMK Negeri 1 Muara Enim hadir sebagai salah satu lembaga pendidikan kejuruan tingkat menengah bertujuan menghasilkan lulusan siap kerja atau melanjutkan pendidikan tinggi yang merupakan alternatif pilihan tamatan SMP atau Sederajad untuk melanjutkan pendidikannya. Tenaga pengajar profesional dan intelektual yang sebagian besar S1 dan S2 dengan pemahaman ilmu yang memadai memberikan kontribusi pasti dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam membangun bangsa dan negara.

Dalam menghadapi era globalisasi SMK Negeri 1 Muaraenim ikut berpartisipasi meningkatkan IMTAQ dan IPTEK dengan menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara. Serta meningkatkan mental kepada masyarakat Indonesia.